iin maulani
Sabtu, 02 Juni 2012
Desa sade
Dusun Sade terletak di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berjarak kurang lebih 30 kilometer dari kota Mataram. Untuk menemukan dusun ini tidak lah sulit karena berada tepat di tepi jalan raya Praya - Kuta pada bagian luar dusun terdapat papan nama besar bertulisan dusun Sade.
Dusun Sade merupakan salah satu perkampungan suku sasak yang merupakan suku asli masyarakat Lombok, bangunan di dusun Sade ini masih sangat tradisional setiap bangunan terbuat dari kayu dan bilik bambu pada dindingnya serta beratapkan ijuk jerami.
Bentuk rumah penduduk sangat unik yaitu terdiri dari 2 ruang, ruang pertama bagian depan ruang yang terdapat setelah kita memasuki pintu utama rumah setelah itu terdapat ruang dalam yang letak lantainya lebih tinggi 2 anak tangga dari lantai ruang depan, untuk memasuki ruang dalam kita harus melewati pintu kayu yang berukuran kecil dengan tinggi sekitar 150 cm dan berbentuk oval.
Di ruang dalam ini terdapat 2 tungku untuk memasak yang terbuat dari tanah dan menyatu dengan lantainya. Masyarakat Sade memasak menggunakan kayu sebagai bahan bakarnya, tidak jauh dari tungku terdapat ruang dengan dinding bilik bambu yang merupakan ruang tidur. Jarak antara lantai dengan atap sangat tinggi sehingga udara di dalamnya terasa sejuk. Rumah-rumah berjajar rapi dengan tinggi yang hampir sama antara satu rumah dengan rumah yang lainnya sehingga terkesan sangat rapih.
Pada bagian luar rumah tepatnya di depan rumah terdapat bagunan lumbung padi yang bentuknya sangat khas, pada bagian bawah lumbung terdapat bale-bale tempat penduduk berinteraksi sekaligus menjaga lumbung. Jalan penghubung antara rumah masih terbuat dari tanah tetapi ada beberapa bagian jalan yang sudah dibuat dengan semen dan ubin.
Mata pencarian penduduk adalah bertani sementara para wanitanya bertenun membuat kain sendiri dengan motif khas cicak, hasil tenun di pasarkan pada art shop dan juga di sekitar rumah dengan harga bervariasi tergantung ukuran dan tingkat kerumitan proses pembuatan kain tenun.
Sumber : http://www.visitlomboksumbawa.com/desa-sade-desa-tradisional-sasak/
Sembalun
erada pada ketinggian daratan 1156 meter diatas permukaan laut, Sembalun Adalah tempat yang paling dekat dengan Gunung yang dipercaya sebagai pusat kekuatan kosmos di Lombok yaitu Gunung Rinjani. Tentu Sembalun adalah daerah yang sangat subur karena merupakan area sebaran vulkanik yang dikeluarkan oleh Rinjani Ratusan tahun lalu, tak heran jika Sembalun merupakan daerah penghasil rempah terbesar di Nusa Tenggara Barat. Tegur sapa pertama yang akan Anda terima ketika memasuki kawasan Sembalun adalah udara yang dingin sejuk segar ala pegunungan, jauh dari kota tak terkontaminasi polusi udara.
Banyak atraksi wisata alam yang dapat Anda nikmati di Sembalun,
diantaranya atraksi wisata agrikultur, tentu akan mendapatkan
pengalaman berbeda ketika Anda ikut kegiatan bertani di sawah-sawah
Sembalun. Panen bawang, kentang, arcis atau tomat yang Anda lakukan akan
lebih dramatik ketika berbackground Gunung Rinjani dan dikelilingi
bukit-bukit. Pada bulan-bulan tertentu, biasanya bulan Juli sampai
September, Anda juga dapat ikut atau hanya sekedar menyaksikan pesta
panen raya beras merah yang merupakan pesta panen yang diadakan setiap
tahun, biasanya bersama kegiatan panen raya, digelar atraksi hiburan
bertema budaya yang dapat Anda Saksikan secara gratis. tidak cukup hanya
ikut panen disawah, Anda tentu tidak akan langsung kembali kerumah atau
penginapan jika melewati rumah-rumah penduduk yang dihalaman mereka
ditanami buah strawbery. Anda boleh mampir untuk sekedar melihat,
berphoto-photo, memetik atau membeli.
Atraksi lainnya yang dapat Anda nikmati adalah soft trekking atau
berjalan melintasi perbukitan Sembalun dan melihat pesona Alam dari
ketinggian. Ada beberapa kawasan menarik yang biasa menjadi rute soft trekking
ini, satu diantaranya adalah kawasan rumah Adat Dese Belek. Di Dese
belek, Anda dapat melihat rumah tradisional Suku Sasak atau biasa
disebut Bale Belek, menurut penuturan warga sekitar, Dese Belek adalah
Desa pertama dan merupakan penduduk asli Sembalun yang menjadi cikal
bakal adanya Sembalun saat ini. Setelah puas melihat-lihat di Dese
Belek, Anda Dapat Melanjutkan soft trek ke Bukit Anak Dara yang berada
persis dibelakang Dese Belek. Butuh sedikit usaha untuk bisa sampai di
punggung Bukit Anak dara, normalnya kira-kira 15 menit. Usaha Anda akan
terbayar ketika sampai di Punggung Bukit, dari sana Anda akan melihat
kombinasi pemandangan Alam yang unik, areal pesawahan, pedesaan dan
Gunung Rinjani menciptakan komposisi pemandangan alam yang luar biasa
Indah.
Sumber : http://skepat-lombok.blogspot.com/2011/12/berwisata-panen-rempah-di-sembalun.html
Bau nyale
Bau nyale adalah salah satu tradisi yang khas dari masyarakat lombok terutama lombok tengah. Dan tradisi ini masih ada sampai sekarang. Bau nyale diadakan 1 kali dalam 1 tahun. Acara ini diadakan di pantai kute, Lombok tengah.
Masyarakat memiliki sejarah tentang tradisi ini. Nyale dahulu adalah seorang putri yang sangat cantik bernama Putri Mandalika Nyale. Dimana kecantikannya amat sangat tersohor sehingga setiap raja ingin meminangnya sampai akhirnya terjadi pertumpahan darah diantara raja-raja tersebut yang memperebutkan sang putri. Sang putri yang tak tahan melihat itupun akhirnya menyeburkan diri ke laut dan bekata aku akan kembali. Dan masyarakat lombok percaya bahwa nyale adalah bentuk lain dari putri tersebut.
Tradisi biasanya terjadi pada bulan Februari – Maret atau tepatnya pada hari ke-19 bulan ke-10 berasal penanggalan Suku Sasak. Suku Sasak percaya kalau apabila hasil tangkapan Nyale banyak, maka akan mendapatkan kelancaran dan hasil kebun akan melimpah. (http://lomboktourplus.com/blog/menjelajahi-keindahan-lombok-tengah/)
Gendang Belek
Gendang belek adalah salah satu jenis kesenian dari lombok. Biasanya gendang belek di mainkan oleh beberapa orang dalam jumlah yang banyak dan yang biasanya pemainnya adalah pria jarang ada yang perempuan. Kesenian ini masih ada sampai sekarang.
Gendang belek biasanya dipakai atau akan muncul waktu ada yang nyongkolan untuk iring-irangan. Nyongkolan juga adalah salah satu tradisi masyarakat lombok yang juga masih ada sampai sekarang. biasanya gendang belek akan berada paling akhir dari iring-iringan pengantin. Tidak sampai disitu, gendang belek juga akan disediakan tempat khusus oleh memepelai perempuen untuk show alias tampil.
Pantai Cemara
Pantai Cemara terletak di Lombok Timur, letaknya di antara Pantai Surga dan Tanjung Ringgit. Banyak dari orang-orang Lombok kebanyakan masih belum mengenal tempat ini, mungkin karena tempatnya yang cukup terpencil dan akses menuju tempat ini lumayan sulit menjadi alasan banyak orang-orang Lombok sendiri tidak mengetahuinya, apalagi dari luar Pulau Lombok.
Pantai Cemara memiliki pasir putih, seperti tepung terigu yang terhampar luas. Jika agan-agan pingin ngeliat Samudra Hindia secara langsung, agan-agan bisa sewa boat dari pantai menyeberang kira-kira 10 menit ke pulau seberang pantai, dan disana ane yakin mata agan akan terbelanga melihat Samudra Hindia yang biru dengan karang-karang laut yang terukir indah.
Sumber : http://www.trackpacking.com/blog/5-lokasi-wisata-pulau-lombok-yang-wajib-dikunjungi
Pantai surga
Pantai Surga berada di wilayah Lombok Timur bagian selatan tepatnya Jerowaru, sekitar 50km dari kota Selong. Pantai ini terkenal memiliki pemandangan alam yang indah dan pantainya yang bersih dan berpasir putih, maka tidak heran pantai ini dinamakan pantai surga. Bagi yang menyukai olahraga Surfing pantai ini adalah salah satu pilihannya. Selain pantai surga masih ada sejumlah pantai di Wilayah selatan yang sangat indah, seperti pantai heaven on planet, pantai kaliantan, cemara, Teluk Ekas dengan daya tarik budidaya perikanan lautnya, disebut sebagai kawasan Gili indah.
Sumber : http://www.trackpacking.com/blog/5-lokasi-wisata-pulau-lombok-yang-wajib-dikunjungi
Pantai kute, Lombok
Pantai Kuta, Lombok adalah tempat wisata di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Pantai dengan pasir berwarna putih ini terletak sebuah desa bernama Desa Kuta. Desa Kuta mulai menjadi tempat tujuan wisata yang menarik di Indonesia sejak didirikannya banyak hotel-hotel baru. Selain keindahan alam yang dapat dinikmati di desa ini, satu kali dalam setahun diadakan upacara Sasak di desa ini. Ini adalah upacara Bau Nyale. Dalam upacara ini para pelaut mencari cacing Nyale di laut. Menurut legenda, dahulunya ada seorang putri, bernama Putri Mandalika, yang sangat cantik, banyak pangeran dan pemuda yang ingin menikah dengannya. Karena ia tidak dapat mengambil keputusan, maka ia terjun ke air laut. Ia berjanji sebelumnya bahwa ia akan datang kembali satu kali dalam setahun. Rambutnya yang panjang kemudian menjadi cacing Nyale tersebut.
Pantai Kuta sepertinya akan menjadi icon baru bagi perpariwisataan Pulau Lombok. Bisa dikatakan demikian karena pembangunan di sekitar daerah Pantai Kuta mulai padat, sperti dibangunnya hotel-hotel berbintang dan juga Bandara Internasional Lombok (BIL).
Sumber : http://www.trackpacking.com/blog/5-lokasi-wisata-pulau-lombok-yang-wajib-dikunjungi
Langganan:
Komentar (Atom)






